smaalazhaar@gmail.com 082228288757

Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur untuk Pertumbuhan Tanaman Jagung: Inovasi Anak SMA Al Azhaar Tulungagung untuk Lomba MEDSPIN

Di tengah semangat berkompetisi dalam dunia penelitian ilmiah, tiga siswa kelas XI MIA dari SMA Alazhaar Tulungagung, yaitu Nayaka Hilmi Ardhana, M. Rizki Fadillah, dan M. Ibadurrahman Asshiddiq, telah menunjukkan dedikasi luar biasa mereka dengan berpartisipasi dalam Lomba MEDSPIN yang diadakan di Universitas Airlangga Surabaya. Mereka mempersembahkan sebuah karya tulis ilmiah yang mengkaji pemanfaatan limbah cangkang telur untuk pertumbuhan tanaman jagung, dengan penekanan khusus pada aspek morfologi tanaman. Inovasi mereka tidak hanya berpotensi mengurangi limbah tetapi juga meningkatkan produktivitas pertanian.

Cangkang telur adalah limbah rumah tangga yang seringkali dibuang begitu saja tanpa memikirkan manfaat potensial yang terkandung di dalamnya. Namun, Nayaka, Rizki, dan Ibadurrahman melihat peluang untuk memanfaatkannya sebagai sumber daya yang bernilai untuk pertanian. Mereka memulai penelitian mereka dengan mengumpulkan cangkang telur dari berbagai sumber dan mengolahnya menjadi pupuk organik.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pemberian pupuk berbasis cangkang telur terhadap pertumbuhan dan morfologi tanaman jagung. Mereka melakukan serangkaian percobaan di lapangan dan laboratorium untuk mengukur parameter seperti tinggi tanaman, panjang akar, jumlah daun, dan hasil panen dari tanaman jagung yang diberi perlakuan pupuk cangkang telur dibandingkan dengan tanaman kontrol yang tidak menerima perlakuan serupa.

Hasil penelitian mereka sangat mengesankan. Tanaman jagung yang mendapatkan pupuk berbasis cangkang telur tumbuh lebih tinggi daripada yang tidak mendapat perlakuan serupa. Selain itu, akar tanaman yang tumbuh dengan bantuan pupuk organik ini juga lebih kuat, yang berdampak positif pada penyerapan nutrisi dan air. Dalam hal jumlah daun, tanaman yang diberi pupuk cangkang telur juga unggul.

Yang paling mengesankan adalah hasil panen dari tanaman jagung yang diberi perlakuan pupuk cangkang telur. Hasilnya lebih besar dan berkualitas daripada tanaman kontrol. Ini menunjukkan bahwa pupuk organik ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian jagung, yang merupakan berita baik untuk petani lokal dan pertanian berkelanjutan.

Prestasi yang diraih oleh Nayaka, Rizki, dan Ibadurrahman dalam penelitian ini tidak hanya berdampak positif pada pertanian tetapi juga memotivasi generasi muda untuk terlibat dalam ilmu pengetahuan dan inovasi. Partisipasi mereka dalam Lomba MEDSPIN di Universitas Airlangga Surabaya adalah bukti nyata bahwa pemuda Indonesia memiliki potensi besar dalam mengatasi tantangan lingkungan dan pertanian.

Selain itu, penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya upaya berkelanjutan dan pengelolaan limbah yang bijaksana. Dalam dunia yang semakin sadar akan lingkungan, memanfaatkan limbah untuk tujuan positif adalah langkah yang sangat dihargai.

Sebagai hasil dari penelitian mereka, Nayaka Hilmi Ardhana, M. Rizki Fadillah, dan M. Ibadurrahman Asshiddiq pantas mendapatkan pengakuan dan apresiasi yang tinggi. Mereka telah membuktikan bahwa inovasi sederhana dapat memiliki dampak yang besar, terutama ketika datang ke peningkatan pertanian dan pengelolaan limbah. Semoga karya mereka menjadi inspirasi bagi banyak orang, baik di sekolah maupun di masyarakat, untuk menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik melalui penelitian dan inovasi.(ars)

ars.ai

ADMIN